Cara mendaki Gunung yang Baik (Hiking Safety)


Salah satu resiko karena kesalahan kecil saat mendaki Gunung.
foto : skalanews/
Keselamatan pendaki sangat diutamakan, sebab apapun alasannya Gunung bukanlah tempat yang bisa didaki hanya dengan modal semangat saja. Tidak sedikit pendaki yang mengalami kecelakaan, bahkan kehilangan nyawa. Hal itu disebabkan oleh faktor alam maupun faktor kesalahan manusia. Oleh karena itu setiap pendaki dianjurkan utuk berhati-hati saat melakukan pendakian, dan tetap mengutamakan faktor keselamatan.

Pada intinya semua kembali pada kesiapan si pendaki itu sendiri, baik kesiapan fisik dan mental serta persiapan perlengkapan penunjang pendakian. Agar semua bisa kembali membawa pesan alam dengan senyuman.

Beberapa faktor kesalahan manusia adalah:

a. Minimnya pengetahuan tentang medan yang akan dilalui.
b. Membuka  jalur baru tanpa pengetahuan navigasi dan cara bertahan hidup yang memadai
c. Tersesat di hutan karena kekurangan makanan dan air
d. Terjadinya gap dan perbedaan pendapat dalam kelompok pendaki
e. Kecerobohan leader dalam menentukan jalur yang akan dilalui.

Faktor alam yang menyebabkan pendaki mengalami kecelakaan adalah:

a. Suhu yang tiba-tiba turun drastic yang disebabkan oleh perbedaan suhu di sekitar gunung menyebabkan turunnya daya tahan pendaki
b. Badai gunung
c. Binatang buas
d. Kebakaran hutan
e. Longsornya tebing gunung
f.  Gas beracun.

Untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan pada saat mendaki gunung, pendaki harus memperhatikan hal-hal berikut:

a. Jumlah orang yang akan mendaki minimal tiga orang
b. Membawa peralatan yang lengkap, terutama peralatan pribadi, misalnya jaket , sarung tangan, tutup kepala, sepatu, dan jas hujan.
c. Menjaga kekompakan tim sebagai hal vital dalam perjalanan agar tercipta suasana saling membantu dan menghargai sehingga perjalanan akan semakin cepat dan baik.
d. Mempunyai leader yang berpengalaman baik secara mental maupun pengetahuan
e. Membawa logistic dan air yang cukup , minimal untuk diri sendiri
f.  Menjaga kondisi tubuh agar tetap fit.
Share on Google Plus

About Gidion Yuris Triawan

Petualang muda yang suka apa saja kecuali belajar berhitung, jatuh cinta dunia Petualangan dan Alam Indonesia. Juga seorang pengagum pohon Bambu dan bunga Dandelion.
Post a Comment